Showing posts with label Perkuliahan. Show all posts
Showing posts with label Perkuliahan. Show all posts

Wednesday, September 11, 2013

Skripsi di Ilmu Ekonomi FEUI

Selamat malam teman-teman.. sudah lama ngga nulis :D
Jumat yang lalu seorang teman bertanya mengenai cara memulai birokrasi skripsi.. Ternyata pertemuan dengan pihak terkait tidak membahas detail tahapan-tahapan yang harus dilakukan para skripsi-awan ini..

Jadi, yang mesti diketahui, sekarang proposal skripsi harus melalui Open Journal System.
Pertama-tama, silahkan daftarkan diri kamu di Tab REGISTER, pilih Economics Undergraduate Paper.
Lalu isi biodata seperti biasa, di field "Salutation", silahkan isikan NPM kamu... Di akhir form, ada "register as", checklist Author agar kamu bisa memasukkan proposal kamu nantinya.

Setelah submit, kalian akan mendapatkan email mengenai username dan password. Setelah itu, kamu bisa mulai mengupload. Sebelum mengupload proposal, siapkan abstrak singkat mengenai proposal skripsi itu + nama calon pembimbing. Jika tidak ada nama, yaudah ngga papa. Ini hanya untuk jika kamu punya preferensi pembimbing aja .
Setelah siap, login di website itu dan klik New Submission.
Di page pertama, ada sejumlah kalimat yang kamu harus check list. silahkan di check list.
lalu, ada Comment for Editor, silahkan masukkan nama calon pembimbing idaman disini.
Di page kedua, silahkan upload proposal skripsinya yaa..

Di page ketida itu saat dimana kamu submit Judul dan abstrak.
Selebihnya, bisa dilanjutkan sendiri ya teman-teman :D

Setelah selesai berurusan dengan OJS ini, kamu tinggal menunggu feedback dari Pak Ledi (atau siapapun reviewer-nya) biasanya sekitar 2 minggu. Lalu, silahkan ikuti emailnya, apakah kamu bisa mulai bimbingan atau proposal masih perlu diperbaiki.

Jika sudah bisa mulai bimbingan, jangan lupa mengambil berkas-berkas administrasi seperti agenda pertemuan, surat penunjukkan pembimbing,dan contoh timeline ke prodi s1 (mba Nanin).

Semoga sukses skripsinya :)

Wednesday, February 13, 2013

tulisan isengiseng pajang

berikut adalah tugas akhir interla bisa di lihat disini
isinya tentang RCA Filipina terhadap pasar China tahun 2010

Monday, December 17, 2012

[ekonomtrika1] pembahasan PR dan soal uas

seperti yang dijanjikan, berikut adalah pembahasan soal wooldridge. ada yang saya jawab sendiri ada yang dari kunci jawabannya.

scribd 
untuk sementara scribd dulu ya. file di 4sharednya susah diupload 

sedangkan untuk jawaban asis mengenai uas tahun lalu,  bisa di donwload disini


selamat UAS teman - teman...
sukses ya :)

sampai jumpa di ekonometrika 2 :p

Thursday, December 13, 2012

Soal dan Jawaban Asistensi PE1 Price discrimination, monopolistik, oligopoli



Guys, ini adalah soal dan jawan bahan asistensi pe1.
soal diambil dari soal UAS tahun-tahun lalu dan jawaban didapat dari parkin edisi 9 dan 10.
semoga bermanfaat.
 
2006/2007 (20%): Price discrimination
Apa yang Anda ketahui tentang persoalan diskriminasi harga dalam pasar monopoli? Jelaskan selengkapnya!
Jawab:
Price discrimination is the practice of selling different units of a good or service for different prices.
To be able to price discriminate, a monopoly must:
1. Identify and separate different buyer types.
2. Sell a product that cannot be resold.
Price differences that arise from cost differences are not price discrimination.

Wednesday, December 12, 2012

Bahan Asistensi Lab Ekonometrika 1 dan metolak

slide lab ekonometrika 1 tentang endogenitas dan tes spesifikasi sudah bisa di download..
untuk kelas metode penelitian akuntansi, slide pertemuan kedua dan pertama


terimakasih

sukses ya untuk UASnya :)


salam,
venty

Soal dan Jawaban Kuis & ASIS TERAKHIR PE1


Teman teman PE G, berikut adalah soal dan jawaban kuis 2 kita. dan asis terakhir bisa di download disini

soal dan jawaban ini diambil dari Parkin edisi 10 ya..

terimakasih
KUIS 2 Pengantar Ekonomi1


Dosen: Mustafa Edwin Nasution
Asdos: Venty

1.  Ernie's Earmuffs produces 200 earmuffs per year at a total cost of $2,000 and $400 of this cost is fixed. What is Ernie's total variable cost?
A) $2,400        B) $2,000                    C) $1,600                    D) $800
2. Are the short-run average total cost curve and the long-run average cost both U-shaped for the same reasons? If so, carefully explain these reasons. If not, explain why each curve is U-shaped.
Answer:  The curves are U-shaped for quite different reasons. In the short run, the firm's plant, that is, its _ _ _ , is _ _ _. Therefore the only way to increase output is by increasing the quantity of the variable factor, _ _ _. Initially as _ _ _ increases, there are gains from specialization and division of labor, which leads the _ _ _  to rise and the average total cost to fall as more workers are employed. Eventually, however, the firm runs up against its capital constraint and workers must share tools and building space. As this happens, decreasing marginal returns begin and average total cost eventually begins to rise.
In the long run, both _ _ _ and _ _ _ are _ _ _. As a firm expands its use of both factors, gains from specialization of both labor and capital cause average total costs to fall. Eventually, however, the business becomes so large it is difficult to coordinate and control. When this happens, average total cost begins to rise.
3. What are economies of scale? What is the main source of economies of scale? Explain the difference between increasing marginal returns and economies of scale.
4. If the minimum efficient scale of a firm is small relative to the demand for the good, then
A) many small firms can compete in the market.
B) several large firms will enter the market thereby reducing competition.
C) there will be no economic profits for any small firms, so no new firms will ever enter the market.
D) the firms already in the market have lower average total cost than any new firm entering the market.
5. In perfect competition, restrictions on entry into an market 
A) apply to both capital and labor.                 B) apply to labor but not to capital.
C) apply to capital but not to labor.                D) do not exist.

Ringkasan Pelanggaran Asumsi OLS

Sedikit ringkasan kasar yang sangat ringkas sebagai guideline dalam belajar aja sih
semoga membantu :)

ringkasan ini mengikuti sistematika definisi, sumber, konsekuensi, deteksi, dan solusi untuk masalah autokorelasi, heteroskedastisitas, multikolinearitas, dan endogenitas
Ringkasan Pelanggaran Asumsi OLS


Monday, December 10, 2012

jawaban asis Pengantar Ekonomi 1 Monopoli dan Pasar Persaingan sempurna


teman-teman.. ini jawaban asis..
tapi ini cuma copas dari slide parkin ya. dan jangan terpaku sama jawaban ini aja..

2007/2008 (20%)
  1. Banyak ekonom berkebaratan dengan struktur pasar monopoli karena adanya dead weight loss (DWL). Jelaskan selengkapnya apa yang dimaksud dengan DWL, apa kaitannya dengan efisiensi, dan mengapa hal itu bisa terjadi. Akan lebih baik jika penjelasan Anda memuat perbandingan secara grafis antara pasar monopoli dengan pasar persaingan sempurna.
Jawab
Monopoly is inefficient. At the competitive equilibrium, marginal social benefit equals marginal social cost; total surplus is maximized; firms produce at the lowest possible long-run average cost; and resource use is efficient.

Because P > MR, and because MR = MC, P > MC—single-price monopoly under-produces and creates deadweight loss. Because price exceeds marginal social cost, marginal social benefit exceeds marginal social cost, and a deadweight loss arises.
Rent seeking uses further resources so potentially the social cost of monopoly is the sum of the deadweight loss and the economic profit that a monopoly might earn.
Any surplus—consumer surplus, producer surplus, or economic profit—is called economic rent.
Rent seeking is the pursuit of wealth by capturing economic rent. 
Rent seekers pursue their goals in two main ways:
§  Buy a monopoly—transfers rent to creator of monopoly.
§  Create a monopoly—uses resources in political activity.

Adam Smith described the situation thus: “People in the same trade seldom meet together, even for merriment and diversion, but the conversation ends in some contrivance to raise prices.”



Monday, November 26, 2012

tugas interla

Baru kali ini dipaksa dosen untuk nulis tugas di blog.. semoga bermanfaat untuk selanjutnya :D

yang mau baca, silahkan di klik tautan berikut ini


http://advinternationaleconfeui.wordpress.com/2012/11/26/ekspor-pertanian-dan-ekspor-manufaktur-indonesia-1975-1990/

Monday, November 12, 2012

Soal Asistensi Pengantar Ekonomi 1 Output&Cost, Perfect Competition, Monopoly, Oligopoly, Monopolistic Compotition.

Guys, berikut soal-soal yang akan dibahas di asistensi
asistensi 7 : Output&Cost

asistensi 8  : Perfect Competition, Monopoly

asistensi 9 : Price discrimination, Oligopoly, Monopolistic Compotition.


Sunday, October 21, 2012

Substitution Effect dan Income Effect



downloaddampak kenaikan harga 1 barang terhadap barang tersebut dan untuk barang lain dengan segala kombinasi jenis barang (normal, inferior, giffen)

NB: password 000000

FAQ pe1 sebelum UTS

FAQ pe1 sebelum UTS

Mengapa namanya opportunity cost (OC)?
OC tidak sama dengan biaya ya teman-teman. Makanya OC itu implisit karena kita tidak benar-benar menanggung biaya itu. OC adalah benefit yang tidak jadi kita terima karena kita tidak jadi memilih alternatif pilihan tersebut. The next best value. Jadi kalo OC dari kamu kuliah di FEUI itu kamu bandingkan dengan kuliah di FHUI atau UGM, maka OC kamu itu adalah membandingkan expected income jika sudah lulus nanti. Bisa juga dibandingkan utility kamu sekarang gimana dibandingkan utility kamu jika kuliah di tempat lain. Sedangkan biaya BOP, kos, makan, laundry, tiket kereta, bensin, biaya parkir, itu semua bukan OC. Itu biaya yang memang harus kamu tanggung saat masuk FEUI.

Demand&supply


Pada soal shifting dan movement berarti meminta kalian menjelaskan movement dan shifting di masing-masing kurva. Baik permintaan atau penawaran. Jangan digabung. Tidak perlu menceritakan ekulibriumnya karena itu tidak ditanyakan.
Lalu, bedakan antara shifting ke atas dan ke kanan. Secara grafik keduanya tidak memiliki perbedaan, tetapi secara makna keduanya berbeda. Shifting ke atas berarti pada semua tingkat kuantitas yang diminta/ditawar mengalami peningkatan harga. Shifting ke kanan berarti pada semua tingkat harga yang diminta/ditawar mengalami peningkatan jumlah barang.

SE IE
Apakah saat mau melihat IE harus selalu ada perubahan pendapatan nominal? Tidak. IE bisa dilihat saat perubahan harga. Perubahan harga memiliki 2 dampak. Keduanya bekerja bersamaan tidak dapat dipisahkan.
  1. Efek pendapatan : digambarkan dengan perpindahan titik di IC yang bergeser (shifting)
  2. Efek substitusi: digambarkan dengan perpindahan titik di IC yang sama (moving a long IC)

Sunday, October 14, 2012

jawaban UTS PE1 2011



Berikut adalah jawaban PE 1 2011 yang dijanjikan beberapa hari yang lalu.

SOAL 1
1. Opportunity cost adalah alternatif dengan nilai terbaik yang dikorbankan saat memilih suatu pilihan yang lain.
Contohnya, Andi memiliki resource berupa uang. Uang ini bersifat terbatas sehingga Andi harus memilih untuk menabung atau mengkonsumsi barang. Misalkan uang Andi Rp10.000.
Andi dapat memilih tidak menabung dan mengkonsumsi semua uangnya (titik A). Atau menabung semuanya tanpa mengkonsumsi (titik B). Jika Andi memilih untuk mengkombinasikan uangnya sehingga Rp6000 untuk konsumsi dan Rp4.000 untuk ditabung, maka opportunity cost untuk konsumsi Rp6.000 adalah Rp6.000 tabungan (Rp6.000/Rp6.000) karena untuk mendapatkan konsumsi Rp6.000, Andi harus mengkorbankan Rp6.000 tabungannnya.

2. Opportunity cost dari perjalanan libur ini adalah Rp1.000.000 karena dengan berlibur saya kehilangan kesempatan untuk mendapatkan penghasilan.

3. Opportunity cost dengan dibangunnya parkir gedung baru adalah 15 menit mencari tempat parkir.
Dengan 15 menit, saya sebagai mahasiswa bisa beristirahat lebih lama di rumah. Istirahat saya ini bernilai Rp100.000. Oleh karena itu, harga parkir yang baru jauh lebih murah daripada 15 menit.
Jika saya asisten dosen yang dibayar 100ribu per jam, 15 menit berarti 25ribu. Kehilangan 15 menit berarti kehilangan 25 ribu.  Biaya ini lebih mahal daripada biaya parkir 5ribu.



selengkapnya download aja ya...

semoga membantu..


NB: password: 123456

Wednesday, October 10, 2012

Soal UTS Pengantar Ekonomi 1 FEUI 2011


Berikut adalah soal UTS PE1.
Semoga bermanfaat


 
Soal 1
Pengambilan Keputusan merupakan inti dari ilmu ekonomi. Setiap individu harus memutuskan apakah akan menabung pendapatannya untuk masa pensiun nanti, dan berapa yang akan dibelanjakannya untuk membeli baran dan jasa, berapa lama bekerja dan apakah akan memanfaatkan libur. Perusahaan harus memutuskan berapa banyak barang akan diproduksi, dan berapa pekerja yang akan direkrut. Pemerintah juga harus memutuskan berapa banyak yang akan dibelanjakan untuk pertahanan negara, dan berapa banyak yang akan dibelanjakan masyarakatnya.
  1. Apa yang dimaksud opportunity cost. Definisikan dan berikan contoh.
  2. Anda ingin memanfaatkan libut tengah semester dengan berlibur ke Bali. Oleh karena itu, anda tidak bisa bekerja paruh waktu di kampus seperti biasa yang menghasilkan Rp1.000.000. anda juga berarti tidak bisa tinggal di rumah orang tua yang tidak perlu membayar. Biaya untuk ke Bali adalah Rp500.000 dan biaya tinggal di wisma dan makanan adalah Rp200.000. berapa opportunity cost dari perjalanan libur anda? Mengapa?
  3. UI telah membangun gedung parkir baru. Sekarang selalu tersedia lahan parkir, tetapi biayanya Rp5.000 per hari. Sebelum gedung parkir dibangun, biasanya diperlukan waktu 15 menit untuk mencari tempat parkir. Bandingkan opportunity cost dari gedung parkir baru dengan parkir lama. Manakah yang lebih murah, dan berapa banyak lebih murah?

Monday, April 23, 2012

Proposal Skripsi H-100


Proposal skirpsi = bab 1 dan studi literatur
isi proposal skripsi kurang lebih seperti dibawah ini. tetapi tidak menutup kemungkinan ada penambahan isi

1. Latar Belakang : data dan referensi (tiap paragraf) yang menunjukkan ada masalah atau pun potensi masalah
2. Perumusan Masalah: melihat apa ada penelitian sebelumnya yang membahas masalah yang sama. Kelompokkan berdasarkan topik, metodologi, atau temuan. Perumusah masalah ini yang menjadi pertanyaan studi.
3. Tujuan studi
4. Metodologi: gambaran peneliti akan melakukan apa, ruang ingkup, tahun, dan daerah. Tidak perlu model ekonomi secara eksplisit.
5. Organisasi / sistematika



Wednesday, November 24, 2010

Sekolah Bertaraf Internasional Vs Sekolah Internasional

10 Juli 2010


Sekolah Bertaraf Internasional Vs Sekolah Internasional

Belakangan ini kita sering mendengar perdebatan tentang RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional). Banyak pihak yang berpendapat Sekolah Bertaraf Internasional ini terlalu prematur. Prematur karena tidak jelas latar belakang peluncurannya, konsep SBI ini muncul hanya sebagai ‘bukti’ bahwa kemendiknas memiliki misi dan tujuan dalam pemerintahan Presidan SBY kali ini. Prematur karena dilaksanakan tanpa survei dan analisis yang panjang. Prematur karena tidak jelas standarnya. Sekolah Bertaraf Internasional terkenal dengan rumusan SNP + X. Masyarakat menganggap X adalah sesuatu yang tidak jelas dan abstrak untuk dicapai.

Padahal pemerintah mengeluarkan program RSBI ini bukanlah tanpa sebab. Alasan pertama adalah, pada tahun 90-an, banyak sekolah-sekolah yang didirikan oleh suatu yayasan dengan menggunakan identitas internasional tetapi tidak jelas kualitas dan standarnya. Hingga 1991, ada 34 Sekolah Internasional. Sampai akhir era 1990-an, Sekolah Internasional bertambah 17 lagi. Tahun 2010 ini, belum diketahui secara pasti jumlah Sekolah Internasional di seluruh Indonesia. Namun, menurut perkataan Direktur Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendiknas Suyanto diperkirakan jumlahnya mencapai sekitar 400-an Sekolah Internasional yang akan masuk dalam pembinaan Kemendiknas. Dapat kita lihat Sekolah Internasional terlah menjamur tanpa adanya sertifkat atau pun pengakuan resmi dari Kemendiknas mengenai kualitas Sekolah Internasional ini Alasan kedua karena banyak orang tua yang mampu secara ekonomi memilih menyekolahkan anaknya ke Luar Negeri. Berdasarkan data Atdikbud Kairo, tahun 2009, di Mesir jumlah mahasiswa Indonesia sendiri sebanyak 3800 mahasiswa, dengan komposisi mahasiswa S3 sebanyak 23 orang, S2 sebanyak 321 orang dan sisanya program S1 dan ma'had di Al Azhar.

Apakah Sekolah Bertaraf Internasional hadir sebagai sebuah solusi dan harapan baru Sekolah Internasional yang terpuruk? Mampukah Sekolah Bertaraf Internasional menjadi solusi dan harapan baru Sekolah Internasional yang terpuruk?